Nama Produk | Pupuk organik cair “Biorganik” |
Asal Produk | Diproduksi oleh: Unit Pengelolaan Pupuk Organik (UPPO), Desa Baru, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan |
Keterangan Produk | ✅ Uji Laboratorium: ROA nomor 478/FT/2022 ✅ 100% pupuk organik – karya para petani di kawasan gambut. ✅ Ramah Lingkungan & Berkelanjutan – dihasilkan dari beragam bahan alami seperti campuran hijauan dan kotoran ternak. ✅ Memperbaiki tekstur tanah dan memberikan unsur hara bagi tanaman ✅ Mengandung nutrisi esensial yang dibutuhkan tanaman, ✅ Komposisi: Kotoran ternak, rumput kumpay, bonggol pisang, eceng gondok, EM4, gula merah ✅ Mendukung Petani Lokal – Setiap pembelian membantu meningkatkan kesejahteraan petani swadaya. |
Petunjuk Penggunaan | Campurkan larutan dengan konsentrasi 3% dari zat pelarut (setiap 100 liter dicampur dengan pupuk organic cair 3 liter) |
Proyek yang Mendukung | Peat-IMPACTS Indonesia Sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mengembangkan pertanian dan agroforestri berkelanjutan di lahan gambut. Proyek ini membantu petani lokal dalam menciptakan produk ramah lingkungan yang juga berdampak positif bagi ekonomi masyarakat. Project ini didanai oleh the German Federal Environment Ministry – the International Climate Initiative (BMU-IKI). https://pahlawangambut.id/ |
Proses Pendampingan Petani | Peningkatan Kapasitas & Pelatihan Untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan petani, berbagai pendampingan dan pelatihan dilaksanakan di Desa Baru, Kabupaten Banyuasin. Salah satunya adalah pelatihan dalam pembuatan pupuk organik cair. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesuburan tanah gambut, mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia, serta meningkatkan kesadaran dalam mengelola lahan pertanian secara ramah lingkungan. Berbagai proses pendampingan dan pelatihan dilakukan, diantaranya: • Pemahaman tentang manfaat pupuk organik cair serta teknik pembuatannya. • Praktik pembuatan pupuk organik cair menggunakan bahan lokal, seperti kotoran ternak, hijauan, eceng gondok, dan EM4 untuk fermentasi. • Pengujian kualitas dan aplikasi, dalam pengujian efektivitas pupuk sebelum diterapkan ke lahan pertanian. • Pendampingan dalam proses monitoring dan evaluasi dalam penerapan dan pemantauan hasil di lapangan. • Perolehan uji laboratorium untuk memenuhi standar kualitas produk. • Pengenalan strategi branding dan pembuatan kemasan produk. Dengan pendekatan ini, petani tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan pupuk organik, tetapi juga menerapkan solusi ramah lingkungan serta meningkatkan produktivitas lahan gambut secara berkelanjutan. Produksi pupuk organik cair ini juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi, yaitu sebagai mata pencaharian alternatif bagi masyarakat sekitar. Melalui penjualan pupuk organik kepada petani dan masyarakat sekitar, mereka turut berkontribusi dalam menjaga ekosistem lahan gambut yang berkelanjutan. Agar lebih kompetitif di pasar, strategi branding dan pengemasan produk turut diperkenalkan sehingga dapat menarik lebih banyak konsumen. |
Informasi lebih lanjut | Fadilla Surya Army 📞 +62 812-7859-7772 |
Bahan Bacaan | 1. Pelatihan Pupuk Organik: meningkatkan kesadaran dan kemampuan petani menuju pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan 2. Pupuk organik: solusi terhadap mahalnya harga pupuk kimia dan perbaikan kesuburan tanah 3. Desa Rengas Abang berinovasi mengubah tandan kosong dan pelepah sawit menjadi pupuk organik 4. Menuju sistem agroforestry di Desa Sungai Asam Kubu Raya 5. Membuka Lahan Tanpa Bakar, Pilihan Terbaik Mengelola Lahan Gambut |
Comments are closed