Blog

James Roshetko: Peneliti yang betah turun ke desa

Di kalangan agroforestri, dia James Roshetko, saintis berpengalaman yang karyanya sudah dikutip ribuan kali. Di lingkungan CIFOR-ICRAF, dia adalah “Pak Jim” peneliti yang ramah dan suka bercanda. Sementara di desa, ada panggilan lain untuknya: “bule masuk kampung” — dan ia tidak keberatan dipanggil begitu.

Mengapa agroforestri butuh pembiayaan yang lebih sabar: Peran pembiayaan inovatif dalam mengatasi salah satu masalah terbesar agroforestri

Saat saya dan tim turun ke lapangan untuk menghimpun informasi tentang pemanfaatan lahan, seringkali kami menjumpai lahan yang merupakan warisan dari pohon-pohon yang ditanam oleh generasi sebelumnya. Mereka yang menanam belum sempat menuai hasilnya. Ini membuat saya berpikir tentang agroforestri.

Modal Bertingkat untuk stimulus ekonomi desa: Peran pembiayaan inovatif dalam menghasilkan produk siap pasar

Selama ini, modal usaha kerap dimaknai secara sempit berupa uang. Padahal, modal dapat hadir dalam bentuk lain yang jauh lebih menentukan seperti pengetahuan, keterampilan, jejaring, dan keberanian untuk mencoba hal baru.

Pemberdayaan perempuan butuh pendanaan inovatif: Pelajaran dari inisiatif Sekolah Perempuan di Timor Tengah Selatan

Sejak 2024, Sekolah Perempuan di beberapa desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur dibiayai sebagian besarnya secara swadaya. Pendanaan inovatif, terutama dana desa, akan mendukung keberlangsungan inisiatif ini.

Dari pertanian ke olahan pangan: Kisah dua UMKM meraih dukungan Forum TJSL dan Bank Sumsel Babel

UMKM di pedesaan merupakan penopang penting ekonomi lokal, namun memiliki berbagai keterbatasan. Sebagian besar masih berskala kecil, bersifat rintisan, dengan akumulasi modal yang lambat serta kemampuan adopsi teknologi yang terbatas. Kondisi ini diperparah oleh jarak ke pasar dan infrastruktur yang kurang memadai, sehingga banyak pelaku UMKM desa sulit meningkatkan[…]

Small grant, big impact: Pendanaan inovatif untuk pemulihan lahan bekas terbakar di Sumatera Selatan

Memulihkan lahan bekas terbakar butuh duit yang tak sedikit. Kenyataan itulah yang dihadapi Kelompok Masyarakat Peduli Api (KMPA) Bromo Sakti ketika hendak mengembalikan lahan bekas kebakaran hebat di sebuah dusun di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan menjadi lahan yang produktif kembali. Siapa sangka, ternyata misi mereka bisa mendapatkan dukungan[…]

Implementasikan TAKE, Bone Menjaga Ekologi, Desa Lebih Berdaya dan Lestari

Di tingkat global, dunia tengah bergulat dengan kenyataan pahit bahwa pendanaan untuk menghadapi krisis iklim masih jauh dari cukup. Ironisnya, Indonesia menghadapi tantangan serupa. Indonesia membutuhkan pendanaan yang amat besar untuk menjalankan program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, namun kenyataannya, anggaran justru kian terbatas. Proporsi pembiayaan yang seharusnya mendukung[…]

Menjemput insentif hijau: Pembelajaran dari Sumatera Selatan dalam Akselerasi Pendanaan RBP untuk Mitigasi Iklim

Sebagai bentuk komitmen terhadap Paris Agreement, Indonesia mempertegas posisinya untuk berkontribusi aktif dalam aksi iklim melalui berbagai upaya mitigasi dan adaptasi. Salah satu inisiasi yang dikembangkan adalah REDD+, yaitu inisiatif global yang memberikan insentif kepada negara berkembang untuk menekan deforestasi dan degradasi hutan sebagai sumber utama emisi gas rumah

Inovasi pendanaan inovatif untuk mewujudkan lanskap berkelanjutan di Indonesia

Lanskap berkelanjutan semakin menjadi fokus diskusi internasional mengenai pembangunan dan perubahan iklim karena dianggap sebagai ruang ajaib yang mampu memadukan fungsi ekologis, produktivitas ekonomi, serta kesejahteraan manusia. Namun literatur menunjukkan bahwa upaya mencapai keberlanjutan lanskap sering kali terkendala oleh kurangnya insentif ekonomi yang memadai bagi para pemangku kepentingan utamanya[…]

Berkah Hutan, Masyarakat Dapat Manfaat: Pembangunan Ekonomi Hijau Berbasis Perhutanan Sosial di Kapuas Hulu

Hutan memberikan manfaat secara langsung dalam meningkatkan ekonomi, pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat. Perhutanan Sosial (PS) merupakan program kebijakan pemerintah dalam upaya mendukung masyarakat di sekitar kawasan hutan untuk mendapatkan akses kelola hutan secara legal.

1 2 3 8