Madu trigona “Bunga Desa”

Nama Produk Madu Trigona Bunga Desa
Asal Produk Diproduksi oleh:
Kelompok Tani Hutan (KTH) Perempuan, Desa Baru, Kab. Banyuasian, Sumatera Selatan
Keterangan Produk Tersertifikasi halal No. ID1610007012430823
100% Alami & Murni – Tanpa tambahan bahan kimia atau pemrosesan buatan.
Ramah Lingkungan & Berkelanjutan – Mendukung konservasi lahan gambut.
Membantu penyembuhan penyakit dan memelihara daya tahan tubuh
Kaya Nutrisi – Menjaga stamina dan mengandung antioksidan tinggi,
Kandungan gizi yang baik bagi tubuh
Mendukung Petani Lokal – Setiap pembelian membantu meningkatkan kesejahteraan petani swadaya.
Proyek yang Mendukung Peat-IMPACTS Indonesia
Sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mengembangkan pertanian dan agroforestri berkelanjutan di lahan gambut. Proyek ini membantu petani lokal dalam menciptakan produk ramah lingkungan yang juga berdampak positif bagi ekonomi masyarakat. Proyek yang berlangsung pada tahun 2020-2024 ini didanai oleh the German Federal Environment Ministry – the International Climate Initiative (BMU-IKI).

https://pahlawangambut.id/
Proses Pendampingan Petani Peningkatan Kapasitas & Pelatihan
Lokasi pembudidayaan lebah kelulut ini berada di lahan gambut yang awalnya merupakan lahan yang dibiarkan atau lahan tidur di Desa Baru, Kabupaten Banyuasin. Untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan, Kelompok Tani Desa Baru mendapatkan berbagai bimbingan dan pelatihan teknik budidaya lebah trigona yang ramah lingkungan.
 
Berbagai proses pendampingan dan pelatihan dilakukan, diantaranya:
Pengayaan sumber pakan kelulut dengan ditanami aneka ragam tanaman bunga dan buah-buahan.
Pembuatan rumahan untuk tempat hidup lebah (stup) dan kerangka yang terbuat dari besi untuk tempat tumbuh tanaman rambat bunga air mata pengantin yang merupakan salah satu sumber pakan kelulut.
Pendampingan dalam proses pasca-panen untuk memastikan kemurnian dan nilai gizi madu tetap terjaga.
Perolehan sertifikasi PIRT serta memenuhi standar keamanan pangan.
Pengenalan strategi branding dan pembuatan kemasan produk.

Budidaya lebah Trigona ini berpotensi sebagai mata pencaharian alternatif yang dapat memberikan manfaat ekonomi yang ramah lingkungan; yaitu melalui penanaman tanaman pakan juga berdampak positif bagi ekosistem lahan gambut.
Untuk mendukung keberlanjutan usaha, petani mendapatkan pendampingan dalam proses pascapanen guna memastikan kemurnian dan nilai gizi madu tetap terjaga. Selain itu, mereka didorong untuk memperoleh sertifikasi PIRT serta memenuhi standar keamanan pangan agar produk mereka lebih kompetitif di pasar.
Agar lebih kompetitif di pasar, strategi branding dan pengemasan produk juga diperkenalkan, sehingga madu Trigona dapat menarik lebih banyak konsumen.
Informasi lebih lanjut Fadilla Surya Army 📞 +62 812-7859-7772
Bahan Bacaan 1. Menikmati Manisnya Madu Kelulut, Sembari Menjaga Ekosistem Gambut
2. Tardin, Mengubah Dirinya sebagai Pelindung Hutan
3. Agro-Silvo-Fishery dan Lebah Trigona: Demoplot inovatif untuk kesejahteraan masyarakat Desa Baru
4. Bergerak Menyiapkan Sumber Pakan Kelulut

CATEGORIES:

No category

Tags:

Comments are closed

Pencarian

Bagikan