Posts about Iskak Nungky Ismawan

Dukung budidaya pertanian berkelanjutan, nikmati kualitas alami dari hasil tangan petani Indonesia!

CIFOR-ICRAF Program Indonesia Program menjalankan berbagai kegiatan budidaya pertanian yang dirancang untuk mendukung ketahanan ekonomi, iklim, dan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pedesaan Indonesia. Melalui kolaborasi bersama pemerintah provinsi, pemerintah daerah, Tim Kerja Desa, akademisi, lembaga swasta, dan masyarakat lokal, CIFOR-ICRAF mengembangkan pendekatan holistik yang berfokus pada pelatihan, pembelajaran dan pembinaan kapasitas petani. Praktik-praktik pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani dalam praktik budidaya yang ramah lingkungan, termasuk pengembangan sistem agroforestri yang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian ekosistem lokal.

Berbagai pendekatan secara partisipatif dengan melibatkan para petani, penyuluh dan dinas setempat dilakukan dalam setiap tahap, dimulai dari tahap perencanaan hingga praktik pelaksanaan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa program yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan lokal, serta memberi ruang bagi petani untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan dan menciptakan rasa memiliki terhadap program yang dijalankan.

Lewat berbagai kegiatan budidaya pertanian dan agroforestri ini, CIFOR-ICRAF, pemerintah daerah, masyarakat lokal dan para mitra yang terlibat, berharap dapat menciptakan perubahan jangka panjang yang signifikan dalam sistem pertanian di Indonesia, yang lebih berkelanjutan, tangguh, mendukung kesejahteraan petani lokal dan lingkungan yang lestari.

Dari kelompok arisan, jadi kelompok usaha. Transformasi kelembagaan kelompok wanita tani sejahtera di Musi Banyuasin

Tidak ada yang tidak mungkin selagi ada upaya. Tampaknya pepatah ini berlaku bagi kelompok perempuan di Desa Mangsang, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Upaya[…]

Menikmati manisnya madu kelulut, sembari menjaga ekosistem gambut

Lahan gambut sering kali dianggap memberikan pilihan sumber penghidupan yang terbatas bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Desa Baru di Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera[…]

Tiga teknologi ramah lingkungan untuk pengelolaan lahan gambut

Meski pun hanya mencakup 3% dari luas daratan dunia, gambut menyimpan hampir sepertiga karbon tanah secara global. Indonesia memiliki kekayaan alam berupa lahan gambut seluas[…]

Tardin, mengubah dirinya sebagai pelindung hutan

Sekitar 17 tahun yang lalu Tardin, seorang petani yang mengandalkan hidupnya dari kayu gelam dari kawasan Suaka Margasatwa Padang Sugihan, salah satu kawasan konservasi di[…]

Pahit Manisnya Pemasaran Kopi Robusta: Kisah dari Dempo Tengah dan Dempo Utara, Pagar Alam

Kopi robusta sudah menjadi komoditas unggulan Pagar Alam sejak jaman Belanda, yaitu sekitar tahun 1890 hingga kini dan masih menjadi sumber penghidupan utama petani Pagar[…]

Membangun Masa Depan dengan Pupuk Organik

Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari bahan-bahan alami, berupa kotoran ternak, sampah, dan sisa makanan yang diproses dengan cara difermentasikan untuk mengurai kandungan nutrisinya[…]

Belajar dari Kebun Contoh Agroforestri Kopi Pagar Alam

Begitu kita memasuki kota Pagar Alam yang berada di kaki Gunung Dempo, kita bisa meyakini bahwa kopi sudah menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat sejak lama.[…]

Semangat Agroforestri Pemuda Tani Pagar Alam

Diki, yang bernama lengkap Diki Andriansah adalah pemuda kelahiran tahun 1988 dari Desa Muara Siban, Kecamatan Dempo Utara. Tidak seperti pemuda pada umumnya yang selalu[…]

Meraih Mimpi dengan Pembibitan Kopi dan Tanaman Buah-buahan di Pagar Alam

Kopi dan buah-buahan, adalah dua komoditi yang cukup dikenal dari Pagar Alam dan merupakan komoditas utama sumber penghidupan masyarakat petani kopi. Tanahnya yang subur, dengan[…]