Posts about Land4Lives

Dukung budidaya pertanian berkelanjutan, nikmati kualitas alami dari hasil tangan petani Indonesia!

CIFOR-ICRAF Program Indonesia Program menjalankan berbagai kegiatan budidaya pertanian yang dirancang untuk mendukung ketahanan ekonomi, iklim, dan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pedesaan Indonesia. Melalui kolaborasi bersama pemerintah provinsi, pemerintah daerah, Tim Kerja Desa, akademisi, lembaga swasta, dan masyarakat lokal, CIFOR-ICRAF mengembangkan pendekatan holistik yang berfokus pada pelatihan, pembelajaran dan pembinaan kapasitas petani. Praktik-praktik pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani dalam praktik budidaya yang ramah lingkungan, termasuk pengembangan sistem agroforestri yang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian ekosistem lokal.

Berbagai pendekatan secara partisipatif dengan melibatkan para petani, penyuluh dan dinas setempat dilakukan dalam setiap tahap, dimulai dari tahap perencanaan hingga praktik pelaksanaan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa program yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan lokal, serta memberi ruang bagi petani untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan dan menciptakan rasa memiliki terhadap program yang dijalankan.

Lewat berbagai kegiatan budidaya pertanian dan agroforestri ini, CIFOR-ICRAF, pemerintah daerah, masyarakat lokal dan para mitra yang terlibat, berharap dapat menciptakan perubahan jangka panjang yang signifikan dalam sistem pertanian di Indonesia, yang lebih berkelanjutan, tangguh, mendukung kesejahteraan petani lokal dan lingkungan yang lestari.

Pemberdayaan perempuan butuh pendanaan inovatif: Pelajaran dari inisiatif Sekolah Perempuan di Timor Tengah Selatan

Sejak 2024, Sekolah Perempuan di beberapa desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur dibiayai sebagian besarnya secara swadaya. Pendanaan inovatif, terutama dana[…]

Dari pertanian ke olahan pangan: Kisah dua UMKM meraih dukungan Forum TJSL dan Bank Sumsel Babel

UMKM di pedesaan merupakan penopang penting ekonomi lokal, namun memiliki berbagai keterbatasan. Sebagian besar masih berskala kecil, bersifat rintisan, dengan akumulasi modal yang lambat serta[…]

Small grant, big impact: Pendanaan inovatif untuk pemulihan lahan bekas terbakar di Sumatera Selatan

Memulihkan lahan bekas terbakar butuh duit yang tak sedikit. Kenyataan itulah yang dihadapi Kelompok Masyarakat Peduli Api (KMPA) Bromo Sakti ketika hendak mengembalikan lahan bekas[…]

Implementasikan TAKE, Bone Menjaga Ekologi, Desa Lebih Berdaya dan Lestari

Di tingkat global, dunia tengah bergulat dengan kenyataan pahit bahwa pendanaan untuk menghadapi krisis iklim masih jauh dari cukup. Ironisnya, Indonesia menghadapi tantangan serupa. Indonesia[…]

Pojok Anak, Upaya Sederhana untuk Libatkan Perempuan dalam Ekonomi Hijau

Pri fokus mengikuti pelatihan pertanian cerdas iklim di Desa Mendis Jaya, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Putranya yang berusia 4 tahun asyik bermain dan menggambar di[…]

Mewujudkan Kakao yang Berkelanjutan Melalui Perencanaan Pertumbuhan Ekonomi Hijau Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan sebagai salah satu tulang punggung kakao Indonesia tengah menghadapi tantangan serius akibat menurunnya produktivitas, tanaman tua, degradasi lahan, hingga praktik budidaya yang tidak[…]

Memulihkan Sungai Lewat Ekonomi Hijau, Mencari Jalan Keluar dari Dilema Lama

Daerah Aliran Sungai (DAS) memegang peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi hijau, sekaligus menjaga ekosistem dan sumber pangan lokal. Di Sulawesi Selatan, DAS Bila Walanae yang[…]

Bersama-sama Pulihkan Lahan Kritis, Menanggulangi Sisi Gelap Komoditas Primadona di Kabupaten Bone

Air mengalir deras dari puncak bukit, tanpapepohonan yang menghalangi, menerjang pemukiman dan lahan pertanian di lereng hingga ke dataran rendah. Pak Asri, seorang petani yang[…]

Membangkitkan Kembali Lahan Tidur: Kisah Sukses Agroforestri di Desa Maggenrang

Pak Darwis tidak menyangka lahan tidur miliknya bisa produktif kembali. Lahan seluas 0,25 hektare di Desa Maggenrang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan itu sudah lama terlantar,[…]

Menggali Kekayaan Pangan Lokal Indonesia

Di Nusa Tenggara Timur, ada olahan pangan yang dibuat dari buah labu kuning atau labu lilin yang dicampur dengan garam lalu dibakar. Namanya Bok Tunu[…]